Jumat, 17 Mei 2013

manajemen sumber daya manusia


1.      PIMPINAN  MEMINTA SAUDARA  UNTUK MELAKSANAAN PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA  DIMANA PERUSAHAAN INI  BERGERAK DI BIDANG AKOMODASI PERHOTELAN  YANG DIBANGUN PADA WILAYAH YANG BARU BERKEMBANG !, PADA TAHAP AWAL  PIHAK OWNER (KOMISARIS) PEMBANGUNAN KAMAR HOTEL INI SEBANYAK 200 KAMAR,DARI 1,000 KAMAR YANG DIRENCANAKAN  DENGAN FASILITAS BINTANG 3 , PADA AREA TERSEBUT JUGA DILENGKAPI  RESTORAN , DAN SEJUMLAH PASILITAS YANG MEMADAI UNTUK PELAYANAN  YANG NANTI DIBERIKAN UNTUK HOTEL TERSEBUT.
UNTUK HAL TERSEBUT SAUDARA DIMINTA UNTUK MEMBUAT KONSEP-KONSEP PERENCANAAN SDM ,
MELIPUTI :
A.PENGADAAN DAN SELEKSI
B.PENGEMBANGAN KARYAWAN
C.PROMOSI DAN PENGEMBANGAN KARIR
D.PENILAIAN PRESTASI KERJA
E. KOMPENSASI DAN KEPUASAN KERJA

JAWABAN :
Sebelum membuat konsep perencanaan SDM, terlebih dahulu saya pahami pengertian manajemen sumber daya manusia yaitu suatu proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan analisis pekerjaan, evaluasi pekerjaan, pengadaan, pengembangan, kompensasi, promosi dan PHK guna mencapai tujuan yang ditetapkan.
Pengelolaan SDM haruslah profesional dan akuntabel untuk kesejahteraan masyarakaat dan menjawab tantangan globalisasi. Globalisasi menuntut daya saing yang pada hakekatnya kualitas seluruh produk atau jasa sehingga membutuhkan SDM yang berkualitas. SDM berkualitas merupakan faktor yang menentukan maju atau tidaknya suatu organisasi sehingga perlu mendapatkan pembekalan pengetahuan jadi dapat tercapai keunggulan kompetetif.
Secara umum, perencanaan sumber daya manusia merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi permintaan bisnis dan lingkungan pada organisasi di waktu yang akan datang dan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang ditimbulkan oleh kondisi tersebut.
Perencanaan SDM pada perusahaan hotel sangat dibutuhkan dikarenakan: perubahan yang cepat, ketidakpastian mengenai kondisi bisnis, peningkatan biaya-biaya, perubahan cepat dari teknologi, tenaga kerja terlatih semakin terbatas, cepatnya perubahan Peraturan Pemerintah dan meningkatnya globalisasi industri. Perencanaan SDM perusahaan hotel ada dikarenakan: meningkatnya daya guna pegawai, kaderisasi, kepastian kedudukan dan masa depan pegawai, pengendalian jenis dan jumlah pgawai, dan anggaran belanja pegawai. Perencanaan Sumber Daya Manusia pada bisnis hotel memberikan beberapa manfaat yaitu :
1.        Kegiatan inventarisasi tentang sumber daya manusia meliputi :
a.       Jumlah karyawan yang ada.
b.      Kualifikasi
c.       Masa Kerja karyawan
d.      Pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki
e.       Bakat
f.       Minat karyawan
Hasil inventarisasi berhubungan dengan beberapa kepentingan, seperti :
1.      Promosi karyawan
2.      Peningkatan kemampuan
3.      Mutasi antar departemen
2.      Efektifitas kerja dapat lebih ditingkatkan apabila sumber daya manusia yang ada telah sesuai dengan kebutuhan perusahaan hotel.
3.      Produktifitas dapat lebih ditingkatkan karena memiliki data tentang pengetahuan, pekerjaan, dan pelatihan yang telah diikuti oleh sumber daya manusia.
4.      Keterkaitan dengan penentuan kebutuhan tenaga kerja di masa yang akan datang, baik dalam jumlah maupun dalan kualifikasinya untuk menjabat suatu posisi tertentu.
5.      Penanganan informasi ketenagakerjaan secara cepat dan tepat dengan mengandalkan teknologi canggih terasa seakan SDM perusahan hotel tersebut sudah memiliki kesiapan yang matang dengan era globalisasi.
Konsep perencanaan SDM berkualitas di perusahaan hotel meliputi beberapa hal yaitu :
1.      Pengadaan dan Seleksi
Perusahaan hotel ini harus menekankan tiga tahapan yang sangat penting pada pengadaan (recruitment), pemeliharaan (maintenance) dan pengembangan (development), maka dimulailah tahapan pertama yang harus dilakukan yaitu : recruitment yang diartikan sebagai suatu proses kegiatan mengisi formasi yang kosong, dimulai dari perencanaan, pengumuman, pelamaran, penyaringan, pengangkatan dan penempatan
Pengadaan SDM dapat melalui dua cara, yaitu : dari luar (from outside) dan dari dalam (from within). Recruitment from outside dapat dilakukan dengan proses open competition didasarkan standar dan mutu yang dapat diukur dengan tahapan memasang iklan lowongan di media umum dan menerima SDM baru sesuai dengan kriteria jabatan yang dicari, hasil test tertulis dan tes wawancaranya. Recruitment from within merupakan perekrutan pemanfaatan SDM yang sudah ada dan SDM yang terpilih pun merasa adanya peningkatan karier, . Misalnya dengan promosi atau tanpa promosi, kenaikan jabatan atau mutasi antar departement.
Dalam pengadaan SDM sesuai mutu dan standar dengan kebutuhan, sebagai pembuat konsep perencanaan SDM berkualitas di perusahaan hotel kami, dibuatlah:
1.      Analisis pekerjaan
2.      Deskripsi pekerjaan
3.      Spesifikasi pekerjaan
Seleksi adalah kegiatan dalam manajemen SDM yang dilakukan setelah proses pengadaan selesai dilakukan. Dan proses seleksi adalah langkah-langkah yang harus dilalui oleh para pelamar sampai pada akhirnya memperoleh keputusan diterima atau ditolak.
Tujuan seleksi itu sendiri yaitu :
a.       Menjamin perusahaan hotel memiliki karyawan yang tepat untuk suatu jabatan/pekerjaan.
b.      Memastikan keuntungan investasi SDM perusahaan hotel
c.       Mengevaluasi dalam memperkerjakan dan menempatan SDM sesuai minat dan diselaraskan dengan kebutuhan di perusahaan hotel.
d.      Memperlakukan SDM adil dan tidak diskrimanasi
e.       Memperkecil munculnya tindakan buruk yang bisa mempengaruhi citra perusahaan hotel.
Dalam proses ini, pada perusahaan hotel yang sedang berkembang mencari SDM produktif, sebagai berikut:
1.      Cerdas dan dapat belajar cepat
2.      Kompeten secara profesional
3.      Kreatif dan inovatif
4.      Memahami pekerjaan
5.      Belajar dengan cerdik
6.      Selalu mencari perbaikan
7.      Bernilai
8.      Selalu meningkatkan diri.
Hasil seleksi didapat untuk kemudian menempatkan SDM baru (internal maupun eksternal) ke posisi atau jabatan atau departement yang dituju, maka orientasi terhadap lingkungan baru dilaksanakan.
Orientasi adalah program yang dirancang untuk menolong pegawai baru (lulus seleksi) baik SDM internal maupun eksternal mengenal pekerjaan dan perusahaan tempatnya bekerja. Program ini lebih dikenal dengan sebutan induksi. Beberapa aspek tercakup dalam program orientasi, yaitu :
a.       Masalah organisasional, meliputi : sejarah singkat perusahaan hotel, organisasi hotel, nama dan jabatan para direktur, layout fasilitas yang tersedia, periode percobaan, kebijaksanaan dan aturan perusahaan hotel, peraturan kedisplinan, prosedur keamanan, buku pedoman karyawan, proses produksi dan produk/jasa yang dihasilkan.
b.      Perkenalan dengan staf pelaksanaan, meliputi : atasan, pelatih, rekan sekerja dan bagian bimbingan karyawan.
c.       Tunjangan karyawan, meliputi : upah/gaji, cti dan libur, jam istirahat, latihan dan pendidikan, konseling, asuransi, program pensiun, pelayanan organisasi terhadap karyawan dan program rehabilitas.
d.      Tugas-tugas jabatan, seperti : lokasi pekerjaan, tugas-tugas pekerjaan, kenutuhan keamanan, fungsi jabatan, sasaran pekerjaan, dan hubungan/keterkaitan dengan pekerjaan lainnya.

2.      Pengembangan Sumber Daya Manusia
Pandangan terhadap pekerja dalam kerangka hubungan kerja pada organisasi adalah :
1.      Pekerja dianggap sebagai barang dagangan.
2.      Pekerja dianggap sebagai SDM
3.      Pekerja dianggap sebagai mesin
4.      Pekerja dianggap sebagai manusia
5.      Pekerja dianggap sebagai partner
Fungsi pengembangan (development)  adalah untuk perbaikan efektifitas kerja dengan cara memperbaiki pengetahuan, ketrampilan maupun sikap karyawan.
Apabila perusahaan hotel ingin maju dan berkembang, maka produktifitas harus lebih ditingkatkan dengan dengan mengikutsertakan dalam pengembangan sumber daya manusianya terlebih dahulu melalui pendidikan dan pelatihan. SDM harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya sehingga peningkatan kemampuan dan ketrampilan diikuti peningkatan disiplin kerja dan menghasilkan sesuatu secara profesional dalam menangani langsung kepentingan perusahaan. Pendidikan yang dimaksud dapat berupa:
a.       Courses
b.      Pendidikan akademi
Diperlukannya Pembekalan pendidikan pada perusahaan hotel agar dapat lebih menguasai dan ahli dibidangnya. Pelatihan diberikan kepada SDM diperusahaan hotel yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan dan ketrampilan SDM yang sudah menduduki suatu jabatan atau tugas tertentu, berupa :
a.       Training
b.      Pelatihan-pelatihan Bintek tentang hotel
c.       Pameran yang berkaitan perusahaan hotel
d.      Sosialisasi ke travel-travel didampingi oleh SDM yang sudah terlebih dahulu mampu dan terampil pada tugas dan jabatan tersebut.
Untuk menentukan kelayakan SDM menerima pembekalan pendidikan dan pelatihan suatu jabatan atau tugas tertentu, diperlukan 3 analisis : 1. Analisis perusahaan ; 2. Analisis pekerjaan dan 3. Analisis pribadi. Hasil ketiga analisis ini, memberikan gambaran tingkat kemampuan atau kinerja SDM pada perusahaan hotel. Kinerja atau peformance SDM di perusahaan hotel dipengaruhi faktor ACIEVE singkatan dari ability, capacity, incentive, environment, validity and evaluation.

3.      Promosi dan Pengembangan Karier
Pemeliharaan (maintenance) bertujuan untuk memelihara keutuhan SDM yang dimiliki, biasanya berupa : rasa betah bekerja di perusahaan hotel dan mempunyai kemauan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya pada perusahaan hotel.  Pengembangan bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan SDM yang telah dimiliki, sehingga tidak akan tertinggal oleh perkembangan perusahaan hotel serta IPTEK.
Pengembangan karier adalah suatu pendekatan formal yang diambil dan digunakan organisasi untuk menjamin, agar orang-orang dengan kecakapan dan pengalaman yang layak yang tersedia ketika dibutuhkan.
Dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :
1.      Pelatihan dan pengembangan ( training and development).
2.      Pengembangan karir ( carrier development )
Memberikan reward kepada SDM yang berkualitas dapat berupa :
1.      Kenaikan jabatan (performance appraisal)
2.      Kompensasi langsung (direct compensation)
3.      Kompensasi tidak langsung (indirect compensation)
Dalam bentuk tabel, dapat terlihat ruang lingkup manajemen sumber daya manusia di perusahaan hotel, sebagai berikut :
NO
RUANG LINGKUP
FUNGSI OPERASIONAL
SUB FUNGSI
1
Pengadaan SDM
Pengadaan
Perencanaan SDM berupa:
-          Recruitment
-          Seleksi
-          Penempatan
-          Orientasi

2
Pengembangan SDM
Pengembangan
Berupa :
-            Pelatihan dan pengembangan
-            Pengembangan karier
3
Pemeliharaan SDM
Kompensasi Jabatan
Integrasi
Hubungan perburuhan
Pemutusan Hubungan Kerja


4.      Penilaian Prestasi Kerja
Penilaian Prestasi Kerja sebagai salah satu bagian dari alat-alat manajemen sumber daya alam manusia (tools of human resource management). Bagian lain yang termasuk dari alat-alat manajemen SDM adalah : analisa jabatan (job analysis) dan evaluasi jabatan (job evaluation). 
Penilaian Prestasi Kerja dengan cara yang tepat dan standar atau target yang dinilai jelas dapat meningkatakan motivasi dan gairah kerja SDM di perusahaan hotel.  Penilaian Prestasi Kerja adalah proses formal untuk melakukan peninjauan ulang dan evaluasi prestasi kerja seseorang secara periodik. Di perusahaan hotel, penilaian prestasi kerja yang saya laksanakan dimulai dari:
1.      Identifikasi terdiri atas penentuan unsur-unsur yang akan diamati. Diawali dengan saya menganalisis pekerjaan agar dapat mengenali unsur-unsur yang akan dinilai dan dapat mengembangkan skala penilaian. Dengan langkah mengidentifikasi seluruh SDM dari berbagai departemen yang berkualitas dan menunjukkan integritas dan loyalitas yang tinggi kepada perusahaan.
2.      Observasi saya lakukan secara diam-diam sehingga SDM tidak mengetahui kalau mereka sedang di selidiki. Semua unsur diamati secara seksama agar dapat dibuat penilaian yang wajar dan tepat
3.      Pengukuran atas pekerjaan mereka dapat dilakukan secara nyata dan diangkat ke publik perusahaan hotel dengan terlebih dahulu mencantumkan nama-nama SDM yang masuk ke tahap pengukuran dengan melakukan interview. Bagi SDM, pengukuran atas pekerjaan ini sangat diperlukan dan dinantikan sebagai  wujud kerja keras mereka selama dalam kurun waktu.
4.      Saya akan melakukan penilaian terhadap SDM di perusahaan hotel dengan 3 cara penilaian yaitu :       work standar, forced distribution, Behaviorally Anchored Scales.

5.      Kompensasi dan Kepuasan Kerja
Kompensasi yang dimaksud adalah bentuk penghargaan yang diberikan kepada SDM sebagai balas jasa atas kontribusi yang mereka berikan kepada perusahaan hotel.
Kompensasi merupakan hal yang sangat kompleks, akan tetapi menjadi paling penting bagi SDM maupun perusahaan hotel kami. Karena dengan adanya kompensasi ini, SDM di perusahaan hotel ini lebih termotivasi untuk bekerja.
Tujuannya kompensasi diberikan adalah :
1.      Untuk memperoleh SDM yang berkualitas baik SDM internal maupun SDM eksternal.
2.      Untuk mempertahankan SDM yang produktif agar tetap setia dan lebih berkualitas di perusahaan hotel.
3.      Untuk menjamin keadilan dalam hal pembayaran.
4.      Untuk penghargaan terhadap perilaku SDM sesuai yang diinginkan.
5.      Untuk mengendalikan biaya
6.      Untuk mengikuti aturan kerja UU Tenaga Kerja
7.      Untuk mendorong mereka berprestasi tinggi
Bentuk kompesasi yang saya berikan dapat berupa:
1.      Gaji
2.      Insentif
3.      Kompensasi tidak langsung
Proses penentuan kompensasi dimulai dari :
1.      Survey gaji
2.      Menentukan nilai tiap pekerjaan dalam perusahaan hotel melalui evaluasi pekerjaan
3.      Mengelompokkan pekerjaan yang sama sejenis kedalam tingkat upah yang sama pula
4.      Menetapkan harga tiap tingkatan gaji dengan menggunakan gaji upah
5.      Menyesuaikan tingkat upah dengan peraturan undang-undang yang berlaku (menjamin gaji layak dan wajar).
Kompensasi sangat penting bagi SDM itu sendiri sebagai individu, karena adanya kompensasi merupakan pencerminan atau ukuran nilai pekerjaan SDM itu sendiri. Sebaliknya besar kecilnya kompensasi dapat mempengaruhi prestasi kerja, motivasi dan kepuasan kerja karyawan. Apabila kompensai diberikan secara tepat dan benar, maka para SDM akan memperoleh kepuasan kerja dan termotivasi untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan hotel. Akan tetapi bila kompensasi yang diberikan tidak memadai atau kurang tepat, prestasi kerja, motivasi, dan kepuasan kerja SDM menurun dan hal ini juga sangat mempengaaruhi tujuan perusahaan hotel yang tidak maksimal tercapai. 
            Demikian konsep-konsep perencanaan SDM di perusahaan hotel yang saya buat. Agar bermanfaat untuk diterapkan. 

Kamis, 09 Mei 2013

manajemen pemasaran


TUGAS 1 !

1.       Apakah Semua perusahaan melaksanakan konsep pemasaran ? dapatkah anda menyebutkan perusahaan mana yang tidak membutuhkan orientasi ini ?  perusahaan mana yang paling membutuhkan?

2.       Buat analisis SWOT ( kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) bagi perusahaan anda

3.       Pra pemasar sangat berkepentingan terhadap jumlah dan komposisi rumah tangga. Dengan cara bagaimana komposisi rumah tangga ini bias mempengaruhi pasar.

4.       Ada pepatah kuno di spanyol “untuk menjadi petarung melawan banteng, pertama-tama anda harus belajar menjadi seekor banteng “. Apa yang dapat anda jelaskan mengenai pepatah tersebut bila dikaitkan dengan manajemen pemasaran.

5.       Jelaskan statemen anda bagaimana cara memulai sesuatu usaha, apabila dalam memulainya masih diiringi rasa takut untuk mencoba !

6.       Pada hakekatnya suatu pemasaran harga jual akan sama saja dengan peningkatan kegiatan pemasaran serta peningkatan profit. Jelaskan mengapa dan bagaimana pemotongan harga dapat diartikan sebagai peningkatan kegiatan pemasaran dan caranya tanpa menurunkan harga jual agar dapat menekan biaya perusahaan dapat meningkatkan jumlah keuntungan!

Jawab :

1.       Ya, setiap perusahaan pasti menerpkan dan melaksanakan konsep pemasaran cum tergantug prosentase pemasaran itu seperti apa karena walaupun hanya untuk menjangkau ke pasar, kita tetap membutuhkan distributor. Perusahaan pemerintah tidak membutuhkan orientasi konsep pemasaran dikarenakan sudah pasti akan menarik bagi masyarakat. Perusahaan yang paig membutuhkan adalah perusahaan swasta karena adanya persaingan dengan sesame perusahaan swasta.
2.       Kekuatan : sebagai True Team maka sesama anggotanya harus trust each other, respect each other, understand each other and enjoy each other..
Kelemahan : 
1.       bisa dari diri sendiri or lingkungan  karena kurang pemahamannya tentang product yang dibuat sendiri bisa menjadi kelemahan fatal.
2.       Tekanan dari luar, adanya pesaing dengan kemampuan memasarkan dan product yang sama yang membuat kita tertekan dan lemah.
Peluang : harus bisa melihat peluang disesuaikan dengan situasi dan kondisi sasaran pasar.
Ancaman : jangan bermain di tempat yang besar jika kita masih kecil dan kita harus mempelajari pangsa pasar produk kita seperti apa, apakah termasuk golongan bawah, menengah atau atas.
3.    Jadilah manager pemasaran yang tau saingannya siapa dan pelajari juga keuntungan bandingkan item per item (benefit apple to apple). Jangan terlalu memaksakan product kalau memang customer kita tidak berkenan. Jadilah seorang konsultan product yang bisa tahu solusi dari problem calon customer kita.
4.    Kalau kita ingin memasarkan suatu product, posisikan dirimu di product saingan kamu kemudian pelajari plus dan minus dari product tersebut.
5.    Takut mencoba itu wajar tapi coba pelajari lagi apa usaha kamu, mana pangsa pasar kamu dan pahami kebutuhan konsumen akan product kamu seperti apa. Hilangkan rasa takut, kuatkan rasa percaya diri karena usaha yang dimulai dibuat lebih spesifik dan tidak terlau meluas.
6.    Pemotongan harga itu otomatis harus dilakukan saat produk pesaing mengcreate product yang sama dengan harga yang lebih murah tetapi tetap diingat bahwa pemotongan harga jangan sampai lebih murah daripada modal produksi barang, perhitungan bahwa untuk product suatu product , peningkatan suatu product pasti diikuti dengan peningkatan mutu.

Senin, 15 April 2013

Perubahan Jadwal UN 2013


          Dari tahun 1945 sampai dengan sekarang berarti sudah 58 tahun ujian nasional diadakan belum pernah ada istilah Diundurkan.  Jika tahun 2013, era milenium ini pemerintah mengumumkan di media informasi bahwa untuk wilayah timur berisikan 11 propinsi diundur ujian nasionalnya, mau taruh dimana tow mukanya....
          Salah satu cara adalah menyalahkan perusahaan percetakan soal. Padahal jika secara logika kita berpikir, jika ini adalah tender yang dimenangkan oleh beberapa perusahaan percetakan maka besar kemungkinan semua kesalahan terdapat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
          Mulai dari persiapan ujian nasional yang kurang matang berefek pada smua instansi pendidikan di Indonesia. Lalu kok bisa ujian nasional dilaksanakan tidak serempak? Kalau ujian nasional hanya sekedar kedok dan formalitas saja, lebih baik tidah usah diadakan ujian nasional, akan lebih menghemat biaya pendidikan.
          Lebih baik dari pada menghamburkan uang untuk pengadaan ujian nasional, uang tersebut dissalurkan untuk membantu peserta didik yang kurang mampu dalam biaya sekolah.
Ini adalah jadwal Ujian Nasional untuk SMK terawal :
NO
HARI / TANGGAL
PUKUL
MATA PELAJARAN
1
Senin. 15 April 2013
07.30 09.30 wita
Bahasa Indonesia
2
Selasa, 16 April 2013
07.30 09.30 wita
Bahasa Inggris
3
Rabu, 17 April 2013
07.30 09.30 wita
Matematika
4
Kamis, 18 April 2013
07.30 09.30 wita
Kompetensi Kejuruan
Jadwal inipun berubah atas info Sabtu, 13 April 2013 pukul 22.00 wita. Bagaimana kita memberitahu kepada peserta ujian tentang pengunduran jadwal ini? Sangat pasti para peserta akan datang hari senin, 15 April 2013 sesuai jadwl untuk mengikuti ujian nasional lalu kemudian diinfokan setelah itu dipulangkan. Benar-benar tidak profesional sekali.
Ini adalah jadwal Ujian Nasional untuk SMK kedua :
NO
HARI / TANGGAL
PUKUL
MATA PELAJARAN
1
Rabu, 17 April 2013
07.30 09.30 wita
Matematika
2
Kamis, 18 April 2013
07.30 09.30 wita
Kompetensi Keahlian
3
Jumat, 19 April 2013
07.30 09.30 wita
Bahasa Indonesia
4
Senin, 22 April 2013
07.30 09.30 wita
Bahasa Inggris
Lalu berdasarkan email resmi Bapak Menteri Pendidikan, maka jadwal terbarunya :
NO
HARI / TANGGAL
PUKUL
MATA PELAJARAN
1
Kamis, 18 April 2013
07.30 09.30 wita
Kompetensi Keahlian
2
Jumat, 19 April 2013
07.30 09.30 wita
Matematika
3
Senin, 22 April 2013
07.30 09.30 wita
Bahasa Indonesia
4
Selasa, 23 April 2013
07.30 09.30 wita
Bahasa Inggris
Nah, jadwal ini tidak tahu apakah akan mengalami pengunduran lagi? Kalau memang akan mengalami pengunduran lagi, lebih baik tidak usah diadakan ujian nasional tingkat SMK tetapi luluskan saja 100%. Karena tiap guru disekolah masing-masing lebih tahu tentang kelayakan seorang peserta didik untuk lulus atau tidak.

Rabu, 03 April 2013

Manajemen Operasi dan Pendidikan


PERTANYAAN
1.    Sebutkan perbedaan antara produksi  dan operasi !
2.    Gambarkan proses transformasi pada tubuh kita !
3.    Bagaimana manajemen operasi diterapkan di sebuah perguruan tinggi ?
4.    Jelaskan pula penerapan TQM pada lembaga pendidikan !
5.    Jelaskan pula proses untuk mendapatkan ISO 9000!

Jawaban
  1. Perbedaan antara produksi dan operasi yaitu :
a.    Pengertian :
Produksi merupakan keseluruhan dari proses barang dan jasa pada perusahaan yang meliputi pencarian ide, perencanaan desain teknis dan juga pengerjaan. Produksi adalah bagian dari fungsi operasi
Operasi merupakan kesatuan kegiatan dari keseluruhan fungsi yang ada diperusahaan untuk melaksanakan rencana strategis untuk dapat terus bertahan dan beroperasi.
b.    Ruang Lingkup :
Dalam melaksanakan produksi suatu perusahaan, diperlukan suatu manajemen yang berguna untuk menerapkan keputusan-keputusan dalam upaya pengaturan dan pengkoordinasian penggunaan sumber daya dari kegiatan produksi yang dikenal sebagai manajemen produksi dan manajemen operasional.
Menurut beberapa ahli, manajemen produksi adalah cara berproduksi untuk menghasilkan produk yang berkualitas dengan biaya yang optimal.
Manajemen operasi adalah serangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.
Maka ruang lingkup analisis dalam manajemen operasi adalah keseluruhan proses yang terdapat dalam suatu perusahaan.
  1. Proses transformasi pada tubuh kita, sebagai berikut :
INPUT
PROSES
OUTPUT
  1. Makanan yang kita makan sehari-hari.
Makanan tersebut mengalami proses pembakaran dalam tubuh yang disebut metabolisme intern. Pembakaran tersebut melalui proses kimia yang kompleks terbentuk  molekul ATP.
Molekul ATP yang terbentuk ketika dikeluarkan menjadi tenaga untuk melakukan kerja/aktifitas sehari-hari.


  1. Manajemen operasi diterapkan disebuah perguruan tinggi :
Manajemen operasi merupakan satu dari fungsi manajemen (fungsional management) dalam perguruan tinggi,  selain pemasaran, keuangan, SDM, maka operasi adalah satu fungsi yang sangat penting dalam menjalankan sebuah perguruan tinggi.
Manajemen operasi memiliki karakterikstik tersendiri sehingga sangat berguna ketika diterapkan di sebuah perguruan tinggi yaitu :
a.    Mempunyai tujuan yaitu menghasilkan produk yang berkualitas yaitu lulusan SDM perguruan tinggi .
b.    Mempunyai kegiatan yaitu proses transformasi belajar mengajar dalam ruang kelas di perguruan tinggi.
c.    Adanya mekanisme yang mengendalikan pengoperasian belajar mengajar dalam ruang kelas di perguruan tinggi maupun pengoperasian tugas masing-masing warga perguruan tinggi.
Sesuai dengan definisinya, manajemen operasi secara berkesinambungan dan efektif menggunakan fungsi-fungsi manajemen untuk mengatur kegiatan produksi/operasi sehingga menghasilkan nilai dalam bentuk layanan jasa dalam pendidikan/produk ungulan  dengan mengubah input menjadi output.
Di perguruan tinggi, manajemen operasi sebagai pengelola system transformasi yang mengubah masukan system menjadi layanan jasa pendidikan/produk unggulan melalui teknologi proses dengan menunjukkan informasi umpan balik dan selalu berinteraksi dengan lingkungannya.
  1. Penerapan TQM pada lembaga pendidikan 
Dalam era globalisasi, masyarakat banyak yang berbicara tentang “mutu” terutama berhubungan dengan pekerjaan yang menghasilkan produk unggulan atau layanan jasa pendidikan. Suatu produk dibuat karena ada yang membutuhkan, agar dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggannya.
TQM adalah system pengendalian mutu yang didasarkan pada filosofi bahwa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan sebaik-baiknya merupakan hal yang utama dalam setiap usaha yang dilakukan, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut, budaya kerja dalam lembaga harus dibina dna dikembangkan dengan baik.
Pendidikan sebagai pelayanan jasa dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan baik masa kini maupun masa yang akan datang. Dengan pendekatan TQM diharapkan pendidikan akan dapat menghasilkan lulusan yang bermutu dan dapat meningkatkan mutu secara berkesinambungan. Dimana prinsip TQM adalah lebih baik membuat produk yang berkualitas tetapi dengan biaya yang optimal, sehingga dengan harga yang kompetitif tidak mengurangi mutu pendidikan.
Dasar penerapan TQM di sekolah sebagai upaya peningkatan kualitas dalam pelayanan jasa dan peningkatan kualitas lulusan. Sekolah adalah area penggunaan TQM yang menjadi pilihan terbaik yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas, sehingga perlu memperhatikan sarana dan prasarana, SDM (KepSek, Guru dan Karyawan), Konsumen jasa pendidikan (Siswa).
Mutu terpadu pendidikan dipahami sebagai suatu proses yang melibatkan pemusatan pada pencapaian kepuasan harapan pelanggan pendidikan, perbaikan terus menerus, pembagian tanggung jawab dengan para pegawai dan pengurangan pekerjaan tersisa dan kemudian pengerjaan kembali.
  1. Proses untuk mendapatkan ISO 9000
ISO adalah sekelompok standar yang diakui secara Internasional tentang Sistem Manajemen Mutu ditetapkan oleh Organisasi Standar Internasional. Penerapan standar ini dapat meningkatkan kualitas produk akhir dan mengurangi biaya namun tidak boleh digunakan untuk kualitas suatu produk/profitabilitas bisnis.
ISO 9000 berbicara tentang management system. Mengimplementasikan klausul-klausul yang ada di persyaratan ISO 9000 adalah proses untuk mendapat serifikat ISO yaitu :
1.    Telah menerapkan system manajemen mutu ISO 9000 sekurang-kurangnya tiga bulan secara konsisten.
            2. Lulus Audit Sertifikasi. 

PEREMPUAN BALI MEMILIKI HAK YANG SAMA DENGAN LELAKI BALI


Sumberkima, 3 April 2013

Dahulu perempuan bali selalu rendah dimata masyarakat bali, dimana mereka hanya boleh menerima apa yang sudah menjadi takdirnya sebagai perempuan bali. Tidak mendapatkan pendidikan yang cukup, usia dini mereka harus membantu orang tua diladang ataupun didapur sangat kontras dengan lelaki bali dimana pada usia dni mereka bisa mengecap rasanya bermain. Dan ketika mereka sudah memasuki mahligai perkawinan seakan-akan mereka dibuang dari keluarganya, mereka tidak mau tahu apa yang terjadi pada anak perempuan mereka setelah berumah tangga, apakah bahagia? Apakah sengsara? Mereka selalu tersiksa perasaannya ketika harus berbagi suami dengan perempuan lain, kerja keras membanting tulang untuk menghidupi suami dan anak-anaknya, sedangkan suaminya asyik mabuk, judi bahkan main perempuan. Para lelaki hanya bisa memukul, menyiksa, menakuti hanya untuk menunjukkan kekuatan mereka atas seorang perempuan yang disebut ISTRI.

Seorang istri adalah untuk disayangi, seorang istri adalah untuk dihargai dan dikasihi karena mereka rapuh dibalik ketegarannya, terluka dalam kepatuhannya, menangis darah dalam kegembiraannya. Apalagi jika kekuatan yang tidak pada logisnya diterima dan dipertontonkan kepada anak-anak yang mengakibatkan mereka selalu hidup dalam ketakutan, kecemasan dan randah diri ketika mereka berada dalam lingkungan yang berbeda.  

Sakit ketika melepaskan keperawanannya, 9 bulan mengandung seorang anak dengan segala masalahnya tanpa lelaki dapat membantunya, melahirkan dan merawat anak-anak tanpa lelah Lalu ketika sebuah keputusan berat diambil, sebuah langkah ingin hidup bebas dan damai dengan buah hatinya, kaum lelaki bali dengan seenaknya mengambil anak-anak mengatasnamakan PURUSA.  Jika ingin berlogis ria, ketika mereka tersiksa oleh darahnya PURUSA, apakah mereka bisa membantu? Menolong? Atau melindungi? Orang yang mengatasnamakan PURUSA adalah orang kerdil dan picik yang hanya bisa berkoar dan bersabda tapi tidak bisa menunjukkannya. Leluhur itu selalu ada menyertai setiap langkah kita, mereka selalu memberikan berkah ketika dalam sakitpun kita selalu bersyukur apalagi dalam keadaan senang. Dimanapun kita berada, dengan siapapun kita bersama, leluhur selalu mendampingi kita.

Hal diatas hanya segelintir masalah yang dapat dijumpai pada perempuan Bali. Namun Perempuan bali itu kuat, perempuan bali itu hebat, dan perempuan bali itu tidak bodoh hanya keadaan dan situasi dalam keluarga yang kolot dan lingkungan yang saklek yang membuat mereka terkukung. “ Ingat selalu dibalik punggung seorang lelaki yang hebat berada seorang perempuan yang kuat “.

Dengan semakin canggihnya teknologi dan semakin maju cara berpikirnya masyarakat bali, terjadilah sedikit demi sedikit perubahan atas kedudukan seorang perempuan bali. Mulai dari persamaan hak atas harta warisan, persamaan gender atas kedudukan dalam keluarga dan bisa mengasuh anak-anak walaupun mereka bercerai dengan suaminya, karena bagaimanapun anak-anak lebih nyaman dengan ibunya ketmbang bapaknya...dan hal itu tidak bisa dipungkiri dan terjadi pada sebagian besar perempuan bali. 

DIA Maha Segalanya

DIA tidak pernah tidur
DIA tahu apa yang terjadi
DIA mendengar kegalauan hati

Namun kita harus menerima
menerima setiap ujian dan derita dari NYA
kuatkah kita menahan setiap penderitaan itu....

Karena manusia selalu egois
Ingin didengarkan tapi tak mau mendengar
Ingin diperhatikan tapi tak mau memperhatikan
Ingin meminta tapi tak mau memberi


Manusia hanya bisa menghujat
Manusia hanya bisa berteriak 
Manusia hanya bisa munafik
Tetapi ....
Manusia hanya bisa luluh dengan CINTA KASIH